Minggu, 14 Oktober 2012

AIRMATA RASULULLAH SAW...


sepertinya nggak akan pernah bosan-bosan kalau
membaca yg satu ini...
untuk mengingatkan kita...
  Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang
 berseru mengucapkan
 salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah
 tidak mengizinkannya
 masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata
 Fatimah yang membalikkan
 badan dan menutup pintu.
  Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata
 sudah membuka mata dan
 bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
 "Tak tahulah ayahku,
 orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"
tutur Fatimah lembut.
 Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan
 pandangan yang menggetarkan.
 Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu
hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan
 sementara, dialah yang
 memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul
 maut," kata Rasulullah,
 Fatimah pun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut
 datang menghampiri,
 tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut
 bersama menyertainya.
 Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah
bersiap di atas langit
dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia
 ini. "Jibril,
 jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya
Rasululllah dengan suara
 yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka,
para malaikat telah
menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata
Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan
Rasulullah lega, matanya masih
penuh kecemasan.
 "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya
Jibril lagi. "Khabarkan
kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan
khawatir, wahai Rasul
Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman
kepadaku: 'Kuharamkan surga
bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada
di dalamnya," kata
 Jibril.
 Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan
tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah
bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit
sakaratul maut ini."
 Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali
yang di sampingnya
menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
"Jijikkah kau
melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?"
Tanya Rasulullah pada
Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang
sanggup, melihat kekasih
Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar
kemudian terdengar Rasulullah
mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat
nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada
umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan
dadanya sudah tidak
bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,
Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis-shalaati, wa
maa malakat aimaanukum
 - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang
 lemah di antaramu." Di
 luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan,
 sahabat saling berpelukan.
 Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali
 kembali mendekatkan
 telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii,
 ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

 Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi
 sinaran itu. Kini,
 mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma
sholli 'alaa Muhammad wa
baarik wa sallim 'alaihi.
Betapa cintanya Rasulullah
 kepada kita.

Test Motor Listrik & Rekomendasi


Rekomendasi Urutan test dari EATA
(di ambil dari Baker Instrument Company. The Measure of Quality)
Untuk mencapai Program Predictive Maintenance motor listrik tercapai secara effektive, Baker Instrument Co membuat rekomendasi mengenai urutan spesipik test motor. Secara umum, melakukan test dengan “urutan test secara progressive yang harus dilakukan”
Pengukuran atau test dapat mementukan diagnosa perbaikan atau repair.Rekomendasi urutan test sbb :
1. Resistance Test
2. Meg-ohm test
3. HiPot Test
4. Surge
1. Coil Resistance Test
Tahanan coil di test atau diukur terutama untuk mengetahui kesamaan / balance atau tidak diantarai ketiga phasenya, perbedaan pengukuran dengan pengukuran sebeumya sebelumnya dan perbedaan dengan yang tertera di name platenya. Jika ditemukam problem, maka motor harus diinspeksi untuk menemukan sebab problem tsb.
Problemnya mungkin :
· Hard Shorts / hubung pendek dengan core
· Hard Shorts / hubung pendek antar coil dalam phase atau
· Hard Shorts / hubung pendek antar coil antar phase
· Ukuran kawat/coil tidak sama/salah
· Connnection atau sambungan terminal kendor atau berkarat
Lebih jauh jika pengukuran dapat diterima maka HiPot atau Surge baru diperlukan
2. Megohm Test
Megohm test/tes tahanan dilakukan dengan voltage/tegangan berdasarkan tegangan kerja motor dan standard pabrikan atau pemakai sebagai panduan. Membandingkan hasil pengukuran dengan standard akan menggambarkan kondisi coil, Jika terukur tahanan atau resistansi rendah maka harus diadakan pemeriksaan lebih teliti, kemungkinan terjadi ground-wall pada insulasi.
Ground-wall al :
· Lapisan insolasi atau enamel kawat terbakar atau rusak
· Coil motor mungkin penuh kotoran, debu karbon, ada air/lembab atau kontaminan
· Koneksi pada coil2nya mungkin jelek.
· Insolasi yang digunakan untuk terminal connection ke juction-box mungkin salah ratingnya. Tidak perlu diadakan test lebih lanjut jika belum diketemukan mengapa megohm rendah dan di perbaiki
3. HIPOT Test
HiPOT test dilakukan menggunakan “test voltage” yang pada pokoknya lebih tinggi dari Megohm-test, tetapi , sekali lagi tergantung dari “voltase operasi motor”dan sesuai dengan standard tertentu atau panduan perusahaan pemakai.
Mencari hal yang diluar biasa : kebocoran arus tinggi, atau bocor tidak tetap/sesekali, atau loncat naik-turun. Rusak atau bocor arus tinggi merupakan indikasi kerusakan ground-wall insulasi.
Periksalah : liner-slot, wedges, konduktor antara junction box dan coils dll.
4. Surge Test
Surge test dilakukan untuk setiap phase, juga memilih test voltage berdasarkan voltage operasi motor dan standard dan panduan perusahaan pemakai..
Rekomendasi Test Voltage : HiPot dan Surge Test
Voltase Test untuk HiPot : motor, generator, transformator = dua kali voltase jaringan/operasi mesin tsb. ditambah 1000 volt.
Sesuai dengan NEMA MG-1, IEEE 95-1977 (untuk voltage lebih tinggi dari 5000 volts) dan IEEE 43-1974 ( test voltage kurang dari 5000 volts)Contoh :
Motor 460 VAC -> tets voltase = 2 x 460 V + 1000V = 1920 V
Motor 4160 VAC -> tets voltase = 2 x 4160V + 1000V = 9320 V
Untuk winding baru atau rewound motor , test motor kadang ditambah dengan safety-factor 1,2 – 1,7. Dimaksudkan untuk quality control yang lebih tinggi derajatnya untuk mendapatkan motor dengan kwalitas tinggi.
Contoh :
Motor460 VAC-> tets voltase = 2 x 460V +1000V x 1,2 = 2304 V atau
Motor 460 VAC -> tets voltase = 2 x 460V+1000V x 1,7 = 3464 V
Catatan : meski CRT sudah dikalibrasi tetapi sulit untuk mendapatkan besar voltase yang sama persis dengan permintaan test, jadi ambillah harga pembulatan yang terdekat.
(di ambil @ disarikan dari Baker Instrument Company. The Measure of Quality)
Prinsip Kerja :
Coil Resistance Testing
Coil Resistance Test atau Test Tahanan Coil prinsipnya sederhana mudah untuk dilakukan dan dapat langsung mengetahui kondisi konduktor dari winding. Tetst ini terdiri dari :
· menginjeksi arus listrik dengan besaran konstan ke winding
· mengukur voltage-droop dalam winding,
· kemudian menghitung resistansi menggunakan Hukum Ohm
Jika terjadi short didalam winding maka resistansi lebih rendah dari normal. Hasil penghitungan bisa dibandingkan dengan winding yang sama, atau catatan resistansi sebelumya atau data dari nameplate, sudah buruk atau masih baik.
Hasil pengukuran resistansi di pengaruhi oleh konduktivitas tembaga dan temperatur ruang. Maka agar hasil teliti harus ada koreksi karena temperature ruang.
Juga untuk mendapatkan akurasi hasil voltage-droop, injeksi arus listrik ke coil sekurang-kurangnya sebesar 10 Ampere.
mul........

Kamis, 04 Oktober 2012

Akibat Kemarau Sumur Warga Kering


KM-Media Pajo: Rabu  01/10/12. Akibat kemarau panjang Warga yang tinggal di Desa Ranggo dan sekitarnya kekurangan air bersih, sumur warga yang menjadi sumber mata air untuk kebutuhan sehari-hari kini kering keadaan seperti ini sudah lama dirasakan oleh warga, bahkan mereka rela untuk mencari air yang jauh dari tempat tinggal mereka demi untuk kebutuhan sehari-hari  itupun mereka hanya mendapatkan sedikit saja karena harus berebutan dengan warga yang lain.
Salah satu sumur yang masih ada mata airnya terletak agak jauh dari perkampungan warga untuk mendatangi sumur ini warga harus menempuh kurang lebih 5 Kilo Meter dengan menggunakan sepeda motor dan mobil bahkan tidak jarang dari mereka yang harus menyewa ojek untuk mengambil air dari sumur tersebut.
Selain untuk kebutuhan di rumahnya warga menggunakan air tersebut untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian, ketika kami berkunjung ke sumur tersebut terlihat warga yang sedang mandi dan mencuci pakian, sedangkan untuk keprluan di rumah warga mengangkutnya menggunakan motor dan bahkan ada juga yang menggunakan mobil mereka.
Letaknya yang jauh tidak menjadi soal bagi mereka karena kebutuhan air bersih untuk keprluan rumah tangga sangat utama, warga yang mengambil air di semur yang letaknya dipinggir jalan Unjung selatan Desa Ranggo oni kebanyakan Dari Dusun Mangga Dua dan Dusun Ranggo, sore hari merupakan waktu yang rame karena kenyakan pada waktu tersebut adalah anak-anak remaja yang memanfaatkan untuk mandi dan sebagian sengaja datang untuk sekedar mengambil dan membawa pulang untuk kebutuhan di rumah.
Keadaan yang sudah lama  dirasakan oleh warga  sampai hari ini belum juga ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan pasokan atau pembagian air bersih untuk kebutuhan mereka .
Mul………………………….

Senin, 01 Oktober 2012

Desa Ranggo Kehilangan Tokoh


KM-Media Pajo: Senin 01/10/12. Sekitar jam 14.30 prosesi pemakaman salah satu tokoh agama yang Tinggal di Desa Ranggo dilaksanakan di TPU Desa Ranggo, turut hadir dalam pemakaman tersebut Bapak Camat Pajo, Kepala Desa Ranggo, Kepala Desa Temba Lae, Kepala Desa Lepadi dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat almarhum H.Hasan Umar di anggap tokoh yang sangat bejasa di Desa Ranggo.
Jenajah yang terbang dari makasar menuju rute Jakarta kemudian berakhir di BIL NTB ini tiba pada pukul 10.00 Wita( Malam Senin) kemudian dari mataram menuju Dompu jenajah  diangkut menuju jalan darat menggunakan Ambulan, dari mataram menempuh perjalanan sekitar 11 jam baru tiba di rumah duka Desa Ranggo Dusun Mangga Dua pas Jam 11.30 Wita, handai tolan dan keluarga yang menunggu terlihat sangat terpukul ketika bunyi serine ambulan yang hendak memasuki areal rumah duka sedangkan warga yang sudah lama menunggu ikut sedih saat jenajah diturunkan dari mobil ambuln, setelah sampai dirumah kemudian jenajah langsung dimandikan lalu  sekitar pukul 14.00 jenajah disolatkan terlebih dahulu di Masjid Raudatul Jannah Desa Ranggo.
Almarhum meninggal di Makssar pada Hari Minggu tanggal 30 Sep 2012 sekitar jam 17.00 Wita, almarhum yang sempat dirawat dirumah sakit TNI Makassar selama satu minggu ini meninggal akibat tertabrak oleh mobil pada saat pulang dari masjid slesai sholat subuh  disekitar komplek dekat rumah  anaknya ,karena luka parah pada kepalanya pada saat itu juga almarhum langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang serius.
Almarhum adalah sosok yang baik dimata para keluarga dan sahabatnya, almarhum meninggalkan 5 orang anak dan seorang istri yang semuanya sudah berkeluarga/menikah, salah satu anaknya yang terpukul akibat kejadian tersebut adalah Drs.Syahbudin yang merupakan anak pertama” saya sangat kecewa pada saat orang tua saya menghembuskan napas terakhinya saya tidak sempat melihat karena saya pada saat itu sedang berada di dompu” tutur beliau.
Mul……..


KM-Media Pajo: Rabu  01/10/12. Akibat kemarau panjang Warga yang tinggal di Desa Ranggo dan sekitarnya kekurangan air bersih, sumur warga yang menjadi sumber mata air untuk kebutuhan sehari-hari kini kering keadaan seperti ini sudah lama dirasakan oleh warga, bahkan mereka rela untuk mencari air yang jauh dari tempat tinggal mereka demi untuk kebutuhan sehari-hari  itupun mereka hanya mendapatkan sedikit saja karena harus berebutan dengan warga yang lain.
Salah satu sumur yang masih ada mata airnya terletak agak jauh dari perkampungan warga untuk mendatangi sumur ini warga harus menempuh kurang lebih 5 Kilo Meter dengan menggunakan sepeda motor dan mobil bahkan tidak jarang dari mereka yang harus menyewa ojek untuk mengambil air dari sumur tersebut.
Selain untuk kebutuhan di rumahnya warga menggunakan air tersebut untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian, ketika kami berkunjung ke sumur tersebut terlihat warga yang sedang mandi dan mencuci pakian, sedangkan untuk keprluan di rumah warga mengangkutnya menggunakan motor dan bahkan ada juga yang menggunakan mobil mereka.
Letaknya yang jauh tidak menjadi soal bagi mereka karena kebutuhan air bersih untuk keprluan rumah tangga sangat utama, warga yang mengambil air di semur yang letaknya dipinggir jalan Unjung selatan Desa Ranggo oni kebanyakan Dari Dusun Mangga Dua dan Dusun Ranggo, sore hari merupakan waktu yang rame karena kenyakan pada waktu tersebut adalah anak-anak remaja yang memanfaatkan untuk mandi dan sebagian sengaja datang untuk sekedar mengambil dan membawa pulang untuk kebutuhan di rumah.
Keadaan yang sudah lama  dirasakan oleh warga  sampai hari ini belum juga ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan pasokan atau pembagian air bersih untuk kebutuhan mereka .
Mul………………………….

Sponsors